Sentra Telur Banyuasin Siap Ekspansi ke Pasar Singapura dengan Produksi 17 Ton per Hari
Sumber Foto: Suara Publik
Sentra Hari

Sentra Telur Banyuasin Siap Ekspansi ke Pasar Singapura dengan Produksi 17 Ton per Hari

Banyuasin, Sumatera Selatan – Kabupaten Banyuasin kini mempersiapkan diri untuk melakukan ekspansi pasar telur ayam ke Singapura. Saat ini, sentra produksi telur di wilayah ini telah mencapai kapasitas produksi hingga 17 ton per hari, berkat dukungan dari Balai Karantina Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Balai Karantina Sumsel, Sri Endah, menekankan pentingnya verifikasi kesiapan ekspor untuk memastikan bahwa komoditas telur ayam dari daerah tersebut dapat diterima oleh otoritas negara tujuan. "Kita pastikan telur ayam asal Sumsel bisa diekspor dan diterima oleh negara tujuan, sebagaimana komoditas unggulan lainnya seperti kelapa, kopi, dan sawit," ungkapnya pada Selasa (20/1/2026).

Hasil peninjauan yang dilakukan menunjukkan bahwa fasilitas produksi telah menerapkan standar biosekuriti dan manajemen pemeliharaan yang sesuai dengan indikator keamanan pangan internasional. Sri Endah menambahkan, "Dari kelengkapan dokumen yang telah dimiliki, unit usaha ini dirasa sudah cukup siap untuk ekspor, selanjutnya perlu memenuhi persyaratan spesifik sesuai negara tujuan."

Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Sumsel, Jafrizal, menambahkan bahwa pemenuhan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) level 1 adalah jaminan kualitas bagi produk tersebut. "Hal tersebut menunjukkan bahwa unit usaha memiliki kepatuhan tinggi terhadap persyaratan teknis sehingga produknya memenuhi semua standar keamanan pangan asal hewan," katanya.

Jafrizal juga memastikan bahwa peternakan yang menjadi sentra produksi ini telah mendapatkan sertifikat bebas Avian Influenza dan bebas Salmonella. Di sisi lain, pemilik unit usaha peternakan, Niko, menjelaskan bahwa proses ekspansi ke pasar Singapura sedang dalam tahap penyelesaian teknis dengan pihak logistik. "Saat ini kami sedang proses negosiasi dengan pihak pengiriman agar dapat mengangkut telur ke Singapura," ujarnya.