Sentra Kuliner Blok M Square Masih Sepi Meskipun Dine-In Diperbolehkan
Jakarta - Pemerintah Indonesia telah mengizinkan masyarakat untuk kembali makan di tempat atau dine-in di mal selama perpanjangan PPKM Level 4 yang berlaku hingga 23 Agustus 2021. Namun, suasana di Sentra Kuliner Blok M Square, yang sering disebut Pujasera, menunjukkan kenyataan yang berbeda. Pada Selasa petang, 17 Agustus 2021, tempat tersebut terlihat sepi dari pengunjung.
Meski diizinkan untuk membuka kios bagi pelanggan yang ingin makan di tempat, banyak penyewa di Sentra Kuliner Blok M yang memilih untuk tetap menutup kios mereka. Lorong-lorong di pusat kuliner itu tampak sepi, dengan sedikit pengunjung yang terlihat. Para pemilik kios lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain gawai, duduk santai, atau berbincang dengan tetangga kios sambil menunggu kedatangan pelanggan.
Salah satu pemilik kios, Mama Ais, yang menjual sop iga dan soto Betawi, menyatakan bahwa ia merasa senang dengan kebijakan pemerintah yang mengizinkan dine-in. Sebelumnya, selama masa PPKM Darurat yang dimulai pada 3 Juli 2021, ia hanya diperbolehkan melayani pelanggan dengan sistem take away.
"Senang, sih soalnya boleh menerima pelanggan lagi, kan PPKM yang awal-awal Juli itu hanya boleh bungkus bawa pulang saja," ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa penjualannya selama pandemi ini anjlok drastis. Pada masa sebelum pandemi, kiosnya bisa melayani ratusan pelanggan dalam sehari, sementara saat ini hanya mampu menjual sekitar dua puluh mangkok dalam sehari.
Hal serupa juga dialami oleh Supriyanto, seorang karyawan di Mie Ayam Dodon, yang merasa bersyukur kiosnya dapat beroperasi kembali setelah sebulan tutup. Sebelum pandemi, mereka mampu menjual minimal seratus mangkok mie ayam setiap hari. Namun, pada hari itu, mereka hanya menerima pesanan sebanyak 12 mangkok.
Supriyanto menambahkan bahwa kondisi selama PPKM kali ini lebih buruk dibandingkan saat awal pandemi. Penurunan penjualan yang signifikan berpotensi berdampak pada upahnya dan para karyawan lainnya, yang bergantung pada seberapa banyak penjualan yang berhasil mereka capai.
Dengan keadaan yang masih sepi ini, para pemilik kios berharap situasi dapat segera membaik sehingga mereka dapat kembali merasakan kehidupan normal di pusat kuliner ini.




