Sentra Kloset dan Wastafel Bekas di Manggarai: Pilihan Hemat untuk Kebutuhan Sanitasi
Di tengah kesibukan lalu lintas Manggarai, Jakarta Selatan, terdapat sebuah sentra yang menawarkan perlengkapan sanitasi bekas. Deretan lapak ini menjual berbagai barang seperti kloset, wastafel, dan bak mandi yang telah diperbarui sehingga tampak seperti baru. Lokasi ini terletak di sekitar Rumah Susun Pasar Rumput dan menarik perhatian banyak pembeli.
Berdasarkan pengamatan, terdapat antara tujuh hingga sepuluh toko sanitari yang beroperasi di sepanjang jalan tersebut. Toko-toko ini menawarkan beragam merek dan model, termasuk produk dari merek terkenal seperti Toto dan American Standard.
Salah satu pedagang, Ali, telah menjalankan usaha ini selama sekitar lima tahun. Menurutnya, semua barang yang dijual berasal dari berbagai sumber, termasuk perkantoran, hotel, dan kawasan perumahan. "Kebanyakan barang berasal dari hotel-hotel dan perumahan, yang kemudian kami proses lagi. Semua barang dicuci dan dibersihkan, bahkan ada yang dicat jika terlihat cacat," jelas Ali.
Ali menambahkan, lapaknya selalu ramai dengan pembeli setiap harinya, meskipun hanya satu atau dua orang. "Pembeli datang untuk mencari barang dengan harga lebih miring dibandingkan barang baru. Misalnya, kloset baru dari merek American Standard bisa mencapai Rp 1,5 juta, sedangkan barang bekasnya dijual sekitar Rp 750 ribu dengan kualitas yang tampak seperti baru," ungkapnya.
Wastafel yang dijual juga merupakan barang bekas yang telah dibersihkan dan diperbaiki. "Setiap hari ada pembeli, meskipun mereka hanya membeli perlengkapan kecil," tambah Ali.
Ali menjelaskan bahwa pasokan barang bekas hampir selalu ada setiap hari, berkat kerjasama dengan pemasok atau pengepul yang menyediakan barang hasil bongkaran dari kantor atau tempat lainnya. "Kami tidak mencari barang secara langsung, melainkan menerima tawaran dari pengepul," katanya.
Di dekat lapak Ali, terdapat pedagang lain bernama Warjut yang sudah berjualan sejak tahun 1990-an. Warjut juga mengumpulkan barang dari berbagai sumber, seperti rumah tinggal dan hotel. Ia menjelaskan bahwa pemilik barang sering kali menjual langsung ke tokonya setelah melakukan renovasi atau karena alasan lain seperti bosan. "Mereka menjual barang bekas hasil bongkaran ke sini," kata Warjut.
Setiap barang yang diterima di tokonya akan dibersihkan terlebih dahulu. Jika barang masih dalam kondisi baik, hanya kotor, maka akan dibersihkan dan dipoles, dilengkapi kembali dengan bagian pendukung seperti alasnya. Harga barang yang dijual oleh Warjut berkisar antara Rp 850 ribu hingga Rp 900 ribu, tergantung pada model dan merek.
Selain kloset, Warjut juga menawarkan perlengkapan sanitasi lainnya seperti wastafel dan bathtub. Harga bathtub bekas bervariasi antara Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta, tergantung ukuran dan tipe seperti jacuzzi.
Namun, Warjut mencatat bahwa penjualan akhir-akhir ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, yang ia duga dipengaruhi oleh faktor cuaca, terutama musim hujan. Meskipun demikian, ia tetap optimis bahwa akan selalu ada pembeli yang datang.




