Sentra IKM Kopi di Catur Olah 15 Kg Kopi per Hari
BANGLI, Bali – Keberadaan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Kopi yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bangli di Desa Catur, Kintamani, semakin dikenal luas. Sentra ini tidak hanya menarik pelaku usaha dari wilayah sekitar, tetapi juga dari daerah luar Bangli.
Koordinator Sentra IKM Kopi Kintamani, I Wayan Juli Sastrawan, mengungkapkan bahwa pelaku usaha kopi yang datang untuk mengolah kopi di sentra ini berasal dari beberapa lokasi, termasuk Desa Tambakan dan Tamblang di Buleleng, serta Tegallalang di Gianyar. Sentra IKM Kopi menyediakan layanan pengolahan kopi dari proses roasting, penggilingan, hingga pengemasan.
Menurut Juli Sastrawan, saat ini sentra IKM Kopi mengolah rata-rata 10 hingga 15 kilogram kopi per hari. Dari layanan yang tersedia, proses roasting menjadi yang paling banyak diminati oleh para pelaku usaha.
Keberadaan Sentra IKM Kopi sangat diminati karena memudahkan pelaku usaha yang tidak perlu repot mengolah kopi sendiri. Selain itu, kualitas hasil pengolahan yang diperoleh juga lebih baik dan higienis.
Pengolahan kopi di sentra ini dilakukan oleh sembilan orang pegawai, yang masing-masing memiliki tugas tertentu. Juli Sastrawan menekankan, "Kami tidak sekadar mengolah kopi yang datang, tetapi juga bertanggung jawab untuk memperbaiki kualitas."
Para pelaku usaha dikenakan retribusi sebesar Rp10 ribu per kilogram untuk layanan roasting, dan Rp5 ribu per kilogram untuk penggilingan. Retribusi untuk pengemasan disesuaikan dengan ukuran. "Nilai retribusi ini resmi dari pemerintah," tambahnya.
Juli Sastrawan berharap sentra IKM Kopi dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pusat pengolahan kopi yang mampu memperkuat posisi Kopi Kintamani sebagai produk unggulan daerah Bangli.
Sentra IKM Kopi di Desa Catur, Kintamani, mulai beroperasi sejak awal tahun 2024 dan dibangun dengan dana Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp9 miliar. Menurut Kabid Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bangli, Gede Purwana Kardha, sentra ini memiliki keunggulan dibandingkan tempat pengolahan kopi lainnya karena telah mengantongi sertifikat internasional, membuat produk yang dihasilkan layak untuk diekspor.




