Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung: Pusat UMKM Modern untuk Pedagang Eks Pasar Barito
Sumber Foto: detikNews
Sentra Hari

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung: Pusat UMKM Modern untuk Pedagang Eks Pasar Barito

Jakarta Selatan kini memiliki Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, yang menjadi tempat baru bagi para pedagang eks Pasar Barito. Proses pemindahan ini dimulai pada hari ini, menandai langkah awal bagi pedagang untuk beradaptasi dengan lokasi usaha yang lebih modern dan tertata.

Mujiyati, seorang pedagang kuliner, menyatakan harapannya untuk memulai usaha baru di kiosnya yang terletak di sentra tersebut. "Kami ingin memulai lagi dengan semangat baru di tempat ini. Semoga rezeki kami lebih baik dan sentra ini bisa menjadi tempat yang hidup," ungkapnya.

Pembebasan Sewa Kios Selama Enam Bulan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan kepada para pedagang dengan menggratiskan biaya sewa kios selama enam bulan pertama. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi pedagang agar dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. "Kami ingin memberikan kesempatan bagi pedagang untuk beradaptasi, terutama di bulan-bulan awal yang mungkin akan berat," ujarnya.

Fasilitas dan Desain yang Ramah Lingkungan

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dirancang dengan berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan usaha. Area ini dilengkapi dengan pertunjukan seni dan budaya, lahan parkir yang luas, toilet, dan musala. Desain sentra ini juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan kenyamanan pengunjung, dengan sistem sirkulasi udara yang baik.

Ekosistem Baru untuk Pedagang

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, yang dipimpin oleh Elisabeth Ratu Rante Allo, menyatakan bahwa pembangunan sentra ini merupakan langkah untuk menyediakan fasilitas usaha yang lebih baik bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sentra ini diharapkan dapat menjadi ruang usaha yang lebih layak dan memberikan kesempatan bagi pedagang untuk berkembang.

  • Zona A: Kuliner (22 kios)
  • Zona B: Amphitheater (70 kursi)
  • Zona C & D: Burung & Pakan Hewan (74 kios)
  • Zona E: Parsel & Kuliner Tambahan (29 kios)

Ruang Interaksi Warga Jakarta

Selain menjadi pusat perdagangan, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung berfungsi sebagai ruang interaksi bagi warga Jakarta. Kawasan ini dirancang untuk menjadi tempat edukasi tentang fauna, serta wadah untuk kegiatan seni, budaya, dan komunitas. Dengan demikian, sentra ini diharapkan dapat menjadi destinasi baru bagi masyarakat untuk berbelanja, berekreasi, dan menikmati suasana kota yang lebih hijau.