Penggemar BTS Serbu Acara TV Meksiko Usai Komentar Merendahkan
BENUANTA – Gelombang kemarahan penggemar BTS atau yang akrab disapa ARMY sedang melanda sebuah acara televisi di Meksiko. Reaksi keras ini muncul setelah pembawa acara dalam program tersebut melontarkan komentar yang dianggap merendahkan grup asal Korea Selatan itu.
Kemarahan tersebut bermula dari tayangan yang mempertanyakan alasan orang menangisi kepergian seorang penyanyi yang disebut tidak dikenal. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (6/2/26).
Para presenter dalam acara itu juga kedapatan mengejek penampilan fisik anggota BTS. Mereka memberikan komentar yang dinilai rasis dan xenofobia oleh publik internasional.
Kekuatan Global ARMY
ARMY segera bergerak cepat dengan menaikkan tagar protes di berbagai platform media sosial. Mereka menuntut pihak stasiun televisi memberikan permintaan maaf secara resmi atas tindakan tersebut.
Sejumlah penggemar menekankan bahwa BTS bukan sekadar penyanyi namun sudah menjadi ikon global. Mereka merasa sangat tersinggung ketika idola mereka disebut sebagai artis tanpa nama.
Tidak hanya dari luar negeri namun warga Meksiko sendiri banyak yang merasa malu dengan perilaku media lokal mereka. Netizen Meksiko turut bergabung bersama ARMY untuk mengecam aksi tidak profesional tersebut.
Dampak Komentar Sensitif
Komentar para presenter tersebut dianggap mencerminkan kurangnya riset dan etika jurnalistik. Hal ini memicu perdebatan panjang mengenai bagaimana media arus utama seharusnya memperlakukan artis asing.
Para penggemar menyatakan tidak akan berhenti menyuarakan protes sebelum ada tindakan tegas dari manajemen televisi. Mereka ingin memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali kepada artis mana pun.
ARMY menegaskan bahwa mereka akan selalu menjadi tameng utama bagi BTS dari segala bentuk penghinaan. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu perwakilan basis penggemar dalam pernyataan resminya.
“Mengapa menangis untuk penyanyi yang tidak dikenal,” kata salah satu presenter dalam potongan video yang viral tersebut.




