Pembatalan Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Menjadi Sorotan Pedagang
Sumber Foto: Kompas.com
Sentra Hari

Pembatalan Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Menjadi Sorotan Pedagang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatalan mendadak peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung di Jakarta Selatan pada Sabtu (15/11/2025) menuai protes dari para pedagang yang merasa dirugikan. Keputusan tersebut diambil tanpa pemberitahuan sebelumnya, mengakibatkan sejumlah pedagang yang telah mengikuti instruksi untuk menyiapkan dagangan merasa sangat kecewa.

Salah satu pedagang, Lina, mengungkapkan bahwa mereka telah vakum berjualan hampir sebulan setelah dipindahkan dari wilayah Barito. Para pedagang mengikuti instruksi untuk mempersiapkan dagangan menjelang soft opening, termasuk melakukan persiapan sejak malam sebelum acara. Namun, peresmian dibatalkan secara mendadak pada malam sebelumnya, tepatnya pada Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kami sudah mengeluarkan modal dan tidak berjualan selama hampir sebulan. Setelah menerima kunci, kami mendapatkan kabar bahwa peresmian dibatalkan. Kami merasa sangat kecewa,” ujar Lina. Ia juga menyoroti kurangnya kejelasan informasi dari dinas terkait mengenai penundaan tersebut.

“Kami tidak tahu harus bagaimana. Informasi mendadak ini sangat merugikan kami,” tambahnya. Lina menegaskan bahwa banyak pedagang yang menggunakan modal pinjaman atau menjual barang berharga untuk mempersiapkan dagangan mereka.

“Apakah wajar jika kami meminta kompensasi hari ini? Kami sudah tidak berjualan selama beberapa hari dan ada yang terpaksa menjual barang berharga untuk mempersiapkan usaha ini,” ungkapnya.

Lina juga mempertanyakan solusi relokasi sementara yang ditawarkan, yang dianggap tidak menjamin keuntungan bagi para pedagang. “Kami tidak tahu bazar mana yang ditawarkan dan apakah akan laku. Jika ada pembukaan resmi dengan kehadiran gubernur, kemungkinan untuk mendapatkan pembeli lebih besar,” ujarnya.

Para pedagang merasa bahwa mereka telah mematuhi semua prosedur yang ditetapkan dan tidak pernah melakukan aksi protes, namun justru dirugikan oleh keputusan yang mendadak ini. “Kami hanya mengikuti instruksi, tetapi akhirnya justru dirugikan. Kami tidak pernah melakukan protes. Kami berharap ada kejelasan dari pihak berwenang,” pungkas Lina.

Rencana peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, yang menjadi lokasi relokasi bagi pedagang eks Barito, kini masih belum jelas setelah pembatalan tersebut.