Paramount Gading Serpong Perkuat Daya Saing dengan Ekosistem Hunian Terintegrasi
Sumber Foto: Marketeers
Lifestyle

Paramount Gading Serpong Perkuat Daya Saing dengan Ekosistem Hunian Terintegrasi

Paramount Gading Serpong terus menunjukkan daya saing kuat sebagai salah satu kawasan paling diminati di Tangerang Raya. Didukung reputasi Paramount Land yang konsisten dan kredibel, kawasan ini terus berkembang dengan produk adaptif, fasilitas kota yang lengkap, perencanaan terintegrasi, serta akses strategis, sehingga kepercayaan konsumen terhadap pertumbuhan Gading Serpong terus meningkat.

Kuatnya performa Paramount Gading Serpong sejalan dengan kondisi pasar properti Tangerang Raya yang menunjukkan tren positif. Mengutip data konsultan properti Cushman & Wakefield , pada paruh kedua 2025, wilayah Jabodetabek dan Karawang mendatakan lebih dari 4,500 unit residensial baru, dengan Tangerang menyumbang sekitar 55%.

Pasokan yang relatif sehat ini didukung oleh penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) menjadi 4,75% pada September 2025, yang meningkatkan daya tarik pembelian rumah. Tren ini didukung oleh data dari Indonesia Property Watch yang menyebut adanya peningkatan penjualan rumah di Tangerang sebesar 11,1% pada kuartal IV 2025, dengan rentang harga hunian Rp 800 juta hingga Rp 5 miliar menjadi pilihan yang paling diminati.

Hal ini menunjukkan adanya pergeseran minat pasar ke segmen lebih tinggi, didorong oleh permintaan dari keluarga muda dan kalangan profesional yang mencari hunian dengan fasilitas modern dan akses strategis seperti Paramount Gading Serpong, diperkuat oleh keberlanjutan insentif PPN 100% dari pemerintah untuk hunian hingga Rp 5 miliar.

Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land, menjelaskan, keunggulan Paramount Gading Serpong juga tercermin dari pertumbuhan kawasan komersial yang sangat progresif, khususnya di sisi selatan Kota Gading Serpong. Deretan pengembangan kawasan seperti Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Manhattan District, Aniva, hingga Pasadena Central District menunjukkan pertumbuhan kawasan menjadi pusat aktivitas urban yang hidup dan berkelanjutan.

“Paramount Gading Serpong mencatat penjualan gemilang pada tahun 2025, di mana Grand Boulevard Aniva Studio Loft terjual habis dalam lima tahap pra-NUP, diikuti penjualan tuntas seluruh unit ruko dan toko Maggiore Fresh Market dengan permintaan hingga lima kali lipat dari ketersediaan, serta disusul penjualan Maggiore Square West pada Januari 2026 yang menarik minat tinggi dari pasar,” katanya melalui keterangan resmi, Sabtu (21/2/2026).

Chrissandy menyebut, kawasan komersial Paramount Gading Serpong diperkuat oleh captive market yang solid dari puluhan hunian aktif di sekitarnya, serta lokasi strategis yang menarik pengunjung tidak hanya dari Gading Serpong, tetapi juga wilayah pengembangan lainnya. Tingginya intensitas aktivitas tercermin dari boulevard utama yang dilalui sekitar 15.000 kendaraan per jam pada jam sibuk, serta tingkat okupansi area komersial yang tinggi dan tetap ramai sepanjang hari.

Mengusung filosofi City Within Reach, Paramount Gading Serpong dirancang sebagai kota yang senyaman rumah tinggal, di mana seluruh kebutuhan harian, aktivitas, dan ruang sosial dapat diakses dengan mudah dan nyaman. Filosofi ini diperkuat melalui kampanye Everything is Here, menegaskan setiap pengembangan proyek Paramount Gading Serpong saling terintegrasi dengan kawasan lainnya, sehingga penghuni dan pelaku usaha dapat tinggal, berbisnis, maupun beraktivitas dalam satu ekosistem kota yang lengkap dan terkoneksi.

“Paramount Gading Serpong telah menjadi destinasi regional bagi pengunjung dari Tangerang Raya, Jabodetabek, hingga luar Pulau Jawa. Wajah kawasan yang sangat atraktif diperkuat aktivitas kuliner, bisnis, dan gaya hidup yang tinggi,” ujar Chrissandy.