Oracle Pertimbangkan Batam sebagai Pusat Data di Asia Tenggara
Pusat Update

Oracle Pertimbangkan Batam sebagai Pusat Data di Asia Tenggara

Jakarta – Oracle Corp, perusahaan teknologi terkemuka asal Amerika Serikat, tengah menjajaki kemungkinan pembangunan pusat data atau cloud service center di Batam, yang terletak di Kepulauan Riau. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Oracle untuk memperluas kehadirannya di kawasan Asia Tenggara.

Sumber yang dikutip oleh Bloomberg pada Rabu, 19 Maret, mengungkapkan bahwa Oracle sedang dalam tahap diskusi dengan pemerintah Indonesia untuk merealisasikan rencananya ini. Pulau Batam, yang berlokasi tidak jauh dari Singapura, dipilih sebagai lokasi ideal untuk proyek tersebut.

Nongsa Digital Park di Batam menjadi perhatian utama karena telah terdapat beberapa pusat data di kawasan tersebut. Keberadaan lokasi yang strategis ini, ditunjang dengan kedekatannya dengan negara-negara seperti Singapura dan Malaysia, diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan cloud Oracle di wilayah ini.

Pada awal bulan Oktober, Oracle juga telah mengumumkan investasi lebih dari USD 6,5 miliar untuk pembangunan wilayah cloud publik pertamanya di Malaysia. Garrett Ilg, Wakil Presiden Eksekutif Oracle untuk Jepang dan Asia Pasifik, menyatakan bahwa perusahaan berencana untuk melanjutkan ekspansinya di seluruh Asia, dengan penambahan lebih banyak pusat data dan proyek infrastruktur di berbagai negara, termasuk Jepang, Selandia Baru, dan India.

Saat ini, Oracle sudah mengoperasikan dua fasilitas komputasi awan di Singapura dan memiliki 50 wilayah cloud publik yang tersebar di 24 negara.

You can share this post!