MRT Jakarta Luncurkan Program Daur Ulang Pakaian untuk Keberlanjutan Sosial dan Lingkungan
Jakarta Review – PT MRT Jakarta (Perseroda) menempatkan keberlanjutan (sustainability) sebagai inti dari strategi dalam menjalankan mandat yang telah diberikan. Konsep dan strategi keberlanjutan dituangkan ke dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2022—2030 yang mencakup komitmen, inisiatif, hingga program dan agenda. Inisiatif keberlanjutan yang dilakukan meliputi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola sesuai dengan peta jalan keberlanjutan (sustainability road map) MRT Jakarta. Oleh karena itu, sebagai aksi nyata mendukung keberlanjutan lingkungan dan sosial, PT MRT Jakarta (Perseroda) meluncurkan program “Menjahit Perjalanan: Merayakan Perjalanan, Menyatukan Kota, dan Menghidupkan Karya”.
Menjahit Perjalanan merupakan inisiatif keberlanjutan melalui daur ulang seragam bekas milik karyawan PT MRT Jakarta (Perseroda) dan pakaian bekas milik masyarakat. Hasilnya berupa produk yang dapat digunakan oleh masyarakat perkotaan untuk menunjang mobilitas sehari-harinya seperti tas sepatu, pouch, card holder, lanyard, gantungan kunci, dan hasil kerajinan tangan lainnya. Peluncuran dilaksanakan di Creative Hall, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, pada Rabu (03-12-2025) yang dihadiri oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat serta komunitas penyandang disabilitas dan masyarakat sekitar Stasiun Blok A.
Seragam dan pakaian bekas yang terkumpul akan dipilah dan dikelola ke dalam 3 hal, yaitu: upcycle untuk mengolah pakaian bekas menjadi karya kreatif oleh komunitas disabilitas; thrift sale untuk mengalokasikan hasil pemilahan untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan disabilitas; dan penyaluran untuk memberikan hasil karya kepada masyarakat dan lembaga yang membutuhkan.
Pakaian bekas yang masih pantas akan diubah menjadi produk bernilai guna dan barang untuk kebutuhan sehari-hari seperti, dan hasil kerajinan tangan lainnya. Produk daur ulang tersebut akan diluncurkan sebagai official merchandise MRT Jakarta dan dapat dijual kembali oleh Yayasan Teman Hebat Berkarya sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam peluncuran program ini, dilakukan pula rangkaian kegiatan yaitu bincang-bincang dengan tema inklusi sosial dan pemberdayaan melalui kreativitas, pertunjukan seni dari teman-teman penyandang disabilitas, workshop membuat produk kerajinan tangan, fashion show, dan pameran hasil karya kerajinan tangan.
“Program yang kami luncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 ini merupakan salah satu inisiatif PT MRT Jakarta (Perseroda) dalam merespons isu keberlanjutan baik aspek sosial maupun lingkungan. Bersama Yayasan Teman Hebat Berkarya, kami “menghidupkan” kembali seragam bekas milik karyawan dan pakaian bekas milik masyarakat menjadi berbagai macam produk seperti tas sepatu, gantungan kunci, card holder, dan pouch,” ungkap Tuhiyat. “Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program ini, dapat menyerahkan pakaian bekas pakainya ke dropbox yang tersedia di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, Bendungan Hilir, Blok M BCA, dan Lebak Bulus,” pungkasnya.
Melalui program Menjahit Perjalanan, emisi karbon dapat dikurangi hingga lebih dari 10 ton CO2e per tahun, mencegah lebih dari 1.000 potong seragam perusahaan per tahun berakhir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau dibakar, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar stasiun Blok A dan teman-teman penyandang disabilitas. MRT Jakarta mengajak masyarakat Jakarta untuk mendukung zero waste dan program circular fashion berbasis seragam dan pakaian bekas.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memiliki 4 pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, yaitu MRT Pendidikan, MRT Peduli, MRT Sejahtera, dan MRT Lingkungan. Program Menjahit Perjalanan merupakan salah satu upaya MRT Jakarta dalam mengimplementasikan pilar MRT Sejahtera yang berfokus dalam mengajak masyarakat serta menguatkan kemandirian dalam memenuhi keberfungsian ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Tags
PT MRT Jakarta (Perseroda)
Tuhiyat
Yayasan Teman Hebat Berkarya
Bagikan
Berita sebelumnya
Melalui Skema KPBU, IIF Dorong Akselerasi Ekonomi Biru di Makassar
Berita selanjutnya
Kirim 13 Atlet, Pelti Bidik Lima Emas di SEA Games 2025 Thailand
BERITA TERKAIT
MEGAPOLITAN
Dikecualikan dari WFH, DPMPTSP DKI Jakarta Pastikan Pelayanan Perizinan/Nonperizinan Berjalan Normal
LIFESTYLE & HIBURAN
MRT dan KRL Jadi Kunci Transformasi Kota Tua Jakarta Menuju Destinasi Wisata Global
LIFESTYLE & HIBURAN
Wajib Mampir Besok, Festival Tidung Berlebaran Suguhkan Budaya Pesisir dan Ribuan Kuliner Gratis
TINGGALKAN KOMENTAR
Komentar:
Nama:*
Email:*
Website:
Simpan nama, email, dan situs web saya di browser ini untuk lain kali saya berkomentar.
This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.




