Maarten Paes Ambil Alih Posisi Kiper Utama Ajax Usai Cedera Jaros
Warta Bulukumba - Nama Maarten Paes tiba-tiba berdiri di garis depan cerita besar AFC Ajax musim ini. Di saat klub Ajax Amsterdam itu sedang memburu posisi dua besar Eredivisie 2025/26, kabar tak diundang datang dari lapangan latihan pada Jumat 20 Februari 2026. Penjaga gawang utama, Vitezslav Jaros, tumbang oleh cedera lutut serius—dan musimnya pun berakhir seketika.
Cedera itu bukan sekadar gangguan kecil yang bisa dipulihkan dalam hitungan pekan. Pemeriksaan medis di rumah sakit memastikan operasi harus dilakukan. Ajax pun menyampaikan kabar tersebut secara resmi, tanpa menyisakan ruang untuk spekulasi.
“Kiper Ajax, Vitezslav Jaros, dipastikan absen hingga akhir musim. Penjaga gawang klub Amsterdam itu mengalami cedera lutut serius saat latihan hari ini (Jumat), pemeriksaan medis di rumah sakit menunjukkan operasi diperlukan, yang berarti dia tidak akan bermain lagi musim ini.” demikian pernyataan resmi klub.
Angka yang kini tinggal catatan
Jaros, kiper pinjaman dari Liverpool, telah memainkan 26 pertandingan musim ini. Ia kebobolan 42 gol dan mencatatkan lima clean sheet. Statistik itu bukan hanya deretan angka—ia adalah fondasi yang menopang Ajax sepanjang musim.
Konsistensinya membuat manajemen merasa cukup percaya diri melepas kiper senior Remko Pasveer ke Heracles Almelo pada bursa transfer musim dingin. Namun sepak bola kerap menghadirkan ironi: keputusan yang tampak aman bisa berubah menjadi ujian berat dalam sekejap.
Maarten Paes.
Di belakangnya berdiri Joeri Heerkens, 19 tahun, belum memiliki pengalaman di Eredivisie dan minim kesempatan bersama Jong Ajax. Situasinya jelas: Paes bukan lagi pelapis, melainkan poros utama di bawah mistar hingga akhir musim.




