Kondisi Sentra Kerajinan Tanggulangin yang Kian Menurun
Sumber Foto: Radar Sidoarjo
Sentra Hari

Kondisi Sentra Kerajinan Tanggulangin yang Kian Menurun

Sentra kerajinan tas dan sepatu di Desa Kludan, Tanggulangin, Sidoarjo, mengalami penurunan yang signifikan. Dari lebih dari 300 perajin yang pernah ada, kini hanya sekitar setengahnya yang masih beroperasi. Dampak dari penurunan ini terlihat dari banyaknya toko yang tutup dan beralih fungsi menjadi usaha lain, seperti stan makanan.

Menurut Sekretaris Desa Kludan, Achmad Hisyam, kondisi ini menjadi sorotan. "Dulu, sepanjang Jalan Kludan, toko-tokonya milik para perajin sendiri. Sekarang banyak yang tutup dan disewakan," ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa dulunya kawasan ini selalu dipenuhi pembeli, namun saat ini banyak perajin yang hanya mengandalkan pesanan khusus.

Penurunan aktivitas kerajinan ini sudah terasa sejak munculnya semburan lumpur di Porong. Banyak calon pembeli dari luar kota yang menganggap Kludan berada dekat lokasi bencana, sehingga mereka enggan untuk berkunjung. "Puncaknya terjadi saat pandemi Covid-19. Suasana benar-benar sepi total dan sampai sekarang belum sepenuhnya pulih," tambah Hisyam.

Kludan dulunya dikenal sebagai destinasi wisata belanja unggulan, tidak hanya bagi warga Sidoarjo, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pada musim liburan, kawasan ini dipadati oleh bus wisata yang menyebabkan kemacetan di sepanjang Jalan Raya Kludan. Namun, saat ini kondisi tersebut telah jauh berkurang.

Meski demikian, berbagai upaya dilakukan untuk menghidupkan kembali sentra kerajinan ini. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara rutin menggelar pameran, seperti Tanggulangin Fair di Pasar Wisata. "Kalau ada tamu dari luar Jawa, biasanya juga diajak berkunjung ke sini," ungkap Hisyam.

Hisyam menilai acara semacam itu penting untuk memperkenalkan produk lokal kepada khalayak yang lebih luas. Selain itu, pemerintah kecamatan juga telah memberikan pelatihan digital marketing kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran produk mereka.