Inside LLV: Jembatan Kolaborasi Korporasi dan Startup di BSD City
ACEHGROUND.COM – Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital milik Sinar Mas Land, sukses menyelenggarakan acara Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat jangkauan kolaborasi antara korporasi, startup, dan investor dalam ekosistem inovasi yang berorientasi pada implementasi nyata dan penciptaan nilai.
Di tengah pesatnya laju transformasi digital, kebutuhan akan inovasi yang dapat langsung diterapkan menjadi semakin mendesak. Banyak gagasan inovatif dari startup masih memerlukan dukungan lanjutan, mulai dari proyek percontohan hingga mentorship, serta akses ke jaringan yang relevan agar dapat diimplementasikan secara optimal.
Inside LLV hadir sebagai respons atas tantangan tersebut, menawarkan pemahaman komprehensif kepada para mitra, pelaku ekosistem, dan pemangku kepentingan korporasi mengenai peran strategis LLV. Acara ini berfungsi sebagai jembatan penghubung antara berbagai entitas untuk mendorong inovasi aplikatif.
Mulyawan Gani, Chief Transformation and Data Officer Sinar Mas Land, menegaskan bahwa Inside LLV bertujuan menjadi penghubung antara kebutuhan bisnis korporasi dengan solusi inovatif dari startup. “Kami percaya bahwa inovasi yang berdampak, lahir dari kolaborasi yang relevan dan kontekstual. BSD City kami posisikan sebagai living lab, tempat solusi dapat diuji langsung di lingkungan operasional yang sesungguhnya, didukung oleh ekosistem Sinar Mas Land yang komprehensif dan aktif, mulai dari pengembangan kawasan, infrastruktur, hingga berbagai lini bisnis yang memungkinkan pengujian solusi secara end-to-end dalam konteks penggunaan yang sesungguhnya,” papar Mulyawan Gani.
Acara Inside LLV diisi dengan serangkaian diskusi panel yang memberikan gambaran menyeluruh tentang pendekatan LLV dalam membangun ekosistem kolaborasi terintegrasi. Topik-topik yang dibahas meliputi Strategic Investing Through Collaboration, Beyond Capital, Beyond the Deal, serta sesi Global Partnership dan SEA Business Connect yang mengulas peluang kolaborasi lintas negara dan strategi penetrasi pasar Asia Tenggara.
Selain sesi presentasi, acara ini juga memfasilitasi interaksi langsung antara peserta dengan tim LLV, para pendiri startup portofolio, dan mitra ekosistem. Dialog yang terbangun membahas potensi kolaborasi, peluang penerapan inovasi, serta tantangan bisnis yang dapat dijembatani melalui ekosistem LLV. AcehGround melaporkan bahwa interaksi semacam ini krusial untuk memetakan solusi konkret.
Partner at Living Lab Ventures, Bayu Seto, menjelaskan bahwa melalui Inside LLV, pihaknya berupaya mengimplementasikan misi besar perusahaan sebagai platform titik temu antara kebutuhan korporasi, inovasi startup, dan modal strategis. “Pembahasan tersebut menyoroti pendekatan LLV dalam mendukung startup, tidak hanya melalui pendanaan, tetapi juga melalui akses pasar, integrasi dengan operasional bisnis, peluang lintas negara, serta pengujian solusi dalam skenario penggunaan nyata di lingkungan bisnis Sinar Mas Land. Pendekatan ini memungkinkan startup untuk memvalidasi solusi sekaligus mempercepat proses pengembangan dan skala usaha,” tutur Bayu Seto.
Dalam kesempatan yang sama, Partnership & Innovation Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Hendry Sunaryo, menambahkan bahwa Japan Thematic Fund (JTF), yang didukung oleh Limited Partner seperti Bank Danamon (bagian dari MUFG Group), berperan mempertemukan pelaku industri global dengan jaringan regional dan internasional yang kuat untuk mendorong kolaborasi startup. JTF memandang kemitraan bukan sekadar sebagai penyedia pendanaan, melainkan sebagai penggerak ekosistem. “Melalui Inside LLV, para startup tidak hanya memperoleh akses ke pendanaan, tetapi juga jaringan kolaborasi lintas negara, pemahaman mendalam mengenai pasar, serta dukungan operasional dari mitra di Jepang dan Asia Tenggara. Ini memungkinkan mereka bertumbuh dan melakukan ekspansi secara lebih berkelanjutan di berbagai pasar,” jelas Hendry Sunaryo.
Penyelenggaraan Inside LLV ini menegaskan komitmen LLV untuk terus membangun ruang kolaborasi yang terbuka, adaptif, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, ekosistem ini diharapkan menjadi katalis bagi lahirnya solusi-solusi inovatif yang relevan secara teknologi dan selaras dengan kebutuhan bisnis serta dinamika pasar.
Dengan memanfaatkan kekuatan ekosistem BSD City dan jaringan Sinar Mas Land, LLV membuka peluang bagi kolaborasi strategis yang mampu mendorong pertumbuhan bersama serta menciptakan dampak nyata bagi pengembangan industri dan ekosistem inovasi di Indonesia maupun kawasan regional. Ini penting untuk mempercepat adopsi teknologi dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News AcehGround
Sholehatul Alfa
Sholehatul Alfa, lulusan Sarjana Hukum (S1) dari Universitas Indonesia, berasal dari Wonosobo. Sebagai penulis di AcehGround, ia menggabungkan keahliannya dalam hukum dengan passion terhadap teknologi, menyajikan analisis mendalam dan berita terkini di dunia teknologi. Keunikan pandangannya menjadikan tulisannya sumber yang berharga bagi pembaca.
Topik
BSD City Inside LLV Living Lab Ventures Sinar Mas Land startup
Berita Terkait
Witch The Showdown: Game Deckbuilding Action Unik yang Menggabungkan Mekanik Hades dan Slay the Spire
Sabtu, 25 April 2026, 00:14
Resident Evil Requiem Tembus Penjualan 7 Juta Unit, Capcom Perkuat Dominasi Genre Horror
Jumat, 24 April 2026, 22:44
Kaiyodo Buka Pre-Order Figur Revoltech Estelle Bright dari Trails in the Sky SC, Rilis Desember 2026
Jumat, 24 April 2026, 21:17
Bandai Namco Tayangkan Episode Khusus Tales of Zestiria the X Gratis untuk Promosi Tales of Berseria Remastered
Jumat, 24 April 2026, 21:02
HoYoverse Pastikan Region Snezhnaya Genshin Impact Meluncur 12 Agustus 2026, Ada Fitur Kereta Api
Jumat, 24 April 2026, 21:01




