Inovasi Bisnis Start Up: Peluang dan Pembelajaran di Era Digital
Sumber Foto: RRI.co.id
Ekonomi

Inovasi Bisnis Start Up: Peluang dan Pembelajaran di Era Digital

KBRN, Purwokerto : Bisnis start up telah menjadi salah satu pilihan karir yang paling populer di era digital saat ini. Banyak orang yang telah berhasil membangun bisnis start up yang sukses dan menginspirasi.

Berbicara mengenai era digital seakan tidak ada habisnya. Ada banyak sekali hal-hal baru yang dapat dieksplorasi sebagai media pembelajaran dan pengembangan diri.

Di dunia ini, tentunya manusia tidak hanya hidup untuk meraih kebahagiaan atau kesuksesan. Namun, setiap individu juga perlu memberikan kesempatan bagi dirinya untuk dapat terus belajar dan berkembang.

Ada banyak sekali sumber ilmu dan keterampilan yang dapat diakses di era digital sekarang. Bahkan untuk Anda yang tertarik terjun ke dunia bisnis, saat ini terdapat berbagai platform yang menyediakan pelatihan bisnis mulai dari yang gratis hingga berbayar.

“Motivasi awal saya membangun ini itu karena saya merasa bahwa ilmu yang dipelajari di kuliah itu tidak cukup, ada gap dengan skill yang dibutuhkan di industri,” tutur Dian Rizqi Saputra, Founder dan CEO PT. SSI (Special Skill ID), dalam Dialog Young Entrepreneur Pro 2 RRI Purwokerto.

Zaman terus berkembang, tuntutan pekerjaan pun semakin berubah, sebagai seorang individu sudah selayaknya kita harus adaptif dan terus belajar.

“Saya pun menangkap permasalahan tersebut sebagai peluang yang saya sediakan solusinya untuk maryarakat. Jadi untuk para mahasiswa yang skill-nya dirasa masih kurang, mereka punya wadahnya untuk dapat berkembang,” jelas Dian.

“Jadi di Special Skill ID ini kami mewadahi mahasiswa ataupun fresh graduate yang mau belajar soal AI, data analisis, desain grafis, dan segala keterampilan digital yang sedang tren saat ini,” tambahnya.

Dian juga mengatakan bahwa pendengar dapat berkunjung ke Instagram @specialskill.id untuk dapat mengetahui informasi secara lebih lanjut mengenai berbagai pelatihan yang ia tawarkan beserta benefit-nya.

Ia berkata bahwa generasi muda tidak perlu takut untuk mencoba. “Untuk dapat memulai bisnis, tidak usah kepikiran soal modal yang besar terlebih dulu. Kita bisa mulai dari usaha rintisan alias startup,” ungkapnya.

Dengan membangun startup, pelaku bisnis dapat lebih mempersiapkan rencana ke depannya secara lebih matang. Dengan memanfaatkan data yang tentunya sudah didapatkan dari para target pasar, pelaku bisnis dapat meningkatkan dan memperbaiki apa yang sekiranya dapat dievaluasi, sehingga tak hanya mendapatkan usaha yang terlihat menjanjikan, tetapi juga yang berkelanjutan.