Dybala Ungkap Manfaat Pilates untuk Atasi Cedera di AS Roma
Sumber Foto: Mureks
Olahraga

Dybala Ungkap Manfaat Pilates untuk Atasi Cedera di AS Roma

Bintang penyerang AS Roma, Paulo Dybala, secara terbuka mengungkapkan rahasia di balik upaya kerasnya menjaga kondisi fisik yang kerap diganggu cedera. Pemain internasional Argentina ini mengakui bahwa rutinitas Pilates telah menjadi bagian integral dari program latihannya, membantu dirinya mengatasi masalah otot kronis yang sering menghambat kariernya.

Dalam sebuah wawancara terbaru di kanal YouTube Agustín Creevy pada Februari 2026, Dybala menjelaskan bahwa sepak bola modern menuntut fisik yang sangat tinggi. “Sepak bola hari ini sangat intens dan fisik: jika tidak, mereka akan melewati Anda. Sekarang semua orang seperti binatang, sangat cepat dan kuat,” ujarnya. Kondisi ini membuat pengelolaan fisik menjadi krusial bagi pemain seperti Dybala yang memiliki riwayat cedera panjang.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pilates: Solusi untuk Otot Dalam

Dybala secara spesifik menyoroti manfaat Pilates dalam memperkuat otot-otot yang jarang terlatih. “Dalam beberapa tahun terakhir saya banyak melakukan Pilates. Ini sangat membantu saya di tingkat otot. Itu tidak banyak mengubah fleksibilitas saya, saya kaku seperti papan, tetapi itu sangat membantu saya di tingkat otot,” kata Dybala. Ia menambahkan bahwa Pilates bekerja pada “otot-otot dalam yang tidak pernah dilatih dengan latihan biasa. Ini benar-benar fantastis.”

Sebelum rutin Pilates, Dybala mengaku sering mengalami kesulitan di pagi hari. “Pagi hari, ketika saya bangun, langkah pertama sangat sulit karena otot soleus; itu selalu tegang. Saya berjalan perlahan sampai saya tiba di kamar mandi dan kemudian rasa sakitnya hilang sepanjang hari,” kenangnya. Namun, sejak memulai Pilates, rasa sakit tersebut tidak lagi dirasakannya.

Musim 2025/2026 Penuh Tantangan

Meskipun telah berinvestasi dalam kebugaran melalui Pilates, musim 2025/2026 tetap menjadi tantangan bagi Dybala. Hingga Februari 2026, ia telah bermain dalam 22 pertandingan Serie A untuk AS Roma, mencetak 3 gol dan menyumbang 4 assist. Namun, ia juga tercatat mengalami beberapa kemunduran cedera, termasuk robekan otot dan peradangan lutut. Tercatat, ia telah absen dalam sebelas pertandingan musim ini karena cedera.

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, sangat menyadari pentingnya kebugaran Dybala bagi ambisi tim. Pada Juli 2025, Gasperini menargetkan Dybala untuk bermain setidaknya 40 pertandingan di semua kompetisi. Dybala sendiri mengakui bahwa sesi latihan Gasperini sangat menuntut. “Dia sangat menuntut dan sesi latihannya keras,” ujarnya, menggarisbawahi intensitas sepak bola saat ini.

Di luar lapangan, Dybala juga sedang menantikan kelahiran anak pertamanya pada awal Maret 2026, sebuah momen pribadi yang menambah warna dalam kehidupannya yang padat. Sementara itu, masa depan kontraknya dengan AS Roma juga menjadi perbincangan, dengan rumor mengenai kemungkinan kepindahan yang semakin santer terdengar.