DSC Season 16 Salurkan Hibah Rp2,5 Miliar untuk Wirausaha Muda
Sumber Foto: SWA.co.id
Ekonomi

DSC Season 16 Salurkan Hibah Rp2,5 Miliar untuk Wirausaha Muda

Gelaran Diplomat Success Challenge (DSC) Season 16 resmi mencapai puncaknya. Lebih dari sekadar kompetisi bisnis, ajang ini kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekosistem wirausaha muda di Indonesia dengan memberikan total hibah modal usaha sebesar Rp2,5 miliar kepada delapan peserta terbaik.

Dalam pengumuman yang digelar di Jakarta, Kamis (29/1/2026), Jonathan Holiyanto dari Lean Lab berhasil dinobatkan sebagai Best of The Best. Inovasi selai bubuk sehat yang diusungnya tidak hanya memikat juri dari sisi profitabilitas, tetapi juga relevansinya terhadap gaya hidup modern. Jonathan berhak membawa pulang hibah sebesar Rp320 juta beserta pendampingan intensif.

Ketua Dewan Komisioner DSC, Surjanto Yasaputera, menegaskan bahwa DSC berupaya mencetak standar baru bagi wirausaha masa depan. Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI), DSC menekankan bahwa karakter manusia—seperti keuletan dan kemampuan adaptasi—adalah aset yang tidak tergantikan.

"Jonathan menunjukkan keseimbangan antara pemahaman bisnis yang kuat, eksekusi yang piawai, serta persona kepemimpinan yang kolaboratif. Inilah standar wirausaha masa depan yang ingin kami dorong melalui DSC," ujar Surjanto.

Senada dengan hal tersebut, Nilamsari (Founder Kebab Turki Baba Rafi & Coach DSC) mencatat adanya pergeseran paradigma di kalangan wirausaha muda.

“Tahun ini peserta tidak sekadar membuat bisnis untuk mencari keuntungan, tapi lebih ke impact. Mereka tidak hanya memproduksi makanan, misalnya sourdough dan kombucha, untuk dinikmati, melainkan manfaat yang lebih baik bagi konsumen. Selain impactful, poin sustainability dan kolaborasi menjadi poin utama,” ungkap Nilam.

Salah satu kekuatan utama DSC Season 16 adalah perluasan ekosistem melalui kolaborasi strategis. Edric Chandra, Program Initiator DSC, menjelaskan bahwa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan tidak bisa dilakukan sendirian.

Tahun ini, DSC menggandeng berbagai pihak untuk memperkaya perspektif para peserta. Dari sektor bisnis ada APINDO dan Food Startup Indonesia (FSI). Kemudian dari sisi bisnis berbasis nilai budaya ada Mangkunegaran dan Batik Iwan Tirta (bisnis berbasis nilai budaya). Serta dari akademik, ada Universitas Katolik Parahyangan (penyusunan Sustainability Company Profile berbasis ESG).

"Kolaborasi lintas sektor adalah kunci membangun ekosistem wirausaha yang berkelanjutan. Inilah wujud nyata semangat 'Wujud Sinergi Kolaborasi'," tegas Edric.

Daftar Pemenang & Inovasi Masa Depan

Selain Lean Lab, DSC Season 16 melahirkan deretan pebisnis muda yang siap memberikan warna baru di industri masing-masing melalui ekosistem Diplomat Entrepreneur Network (DEN):

Bela Putra Perdana (Rumah Tempe Indonesia)

Ghea Anisa (Roti Kembang)

Sidhi Umbara (Revelware Technology)

Kevin Ananta Marga (Vityuu Sweet Block Spray)

Dhea Febrina (Klab Serru!)

Ganari (The Most Innovative Business – Solusi karbon berbasis mikroalga)

Sigma Project (The Most Creative Business – Sepatu misi sosial untuk Papua)

Dengan pendekatan 3P (Paham, Piawai, Persona) dan fase uji mental seperti Founder’s Arena, DSC Season 16 sukses memastikan bahwa para pemenang tidak hanya kuat secara modal, tetapi juga tangguh sebagai pemimpin masa depan.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.