Debut Emosional Pereira Hadapi Fenerbahce di Tengah Krisis Nottingham Forest
Istanbul bersiap menjadi saksi duel sengit antara Fenerbahce dan Nottingham Forest dalam leg pertama babak play-off fase gugur Liga Europa 2025-2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 Februari 2026, pukul 00.45 WIB di Şükrü Saracoğlu Stadium ini bukan sekadar perebutan tiket ke babak selanjutnya, melainkan juga panggung reuni emosional bagi pelatih baru Nottingham Forest, Vítor Pereira.
Pereira, yang baru ditunjuk sebagai manajer Forest pada 15 Februari 2026 dengan kontrak 18 bulan, akan langsung menghadapi mantan klubnya, Fenerbahce, yang pernah ia tangani dalam dua periode berbeda. Ini akan menjadi debutnya bersama The Tricky Trees, sebuah tantangan besar mengingat kondisi timnya yang sedang dilanda krisis cedera dan performa domestik yang kurang meyakinkan.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Fenerbahce di Puncak Kepercayaan Diri
Tim tuan rumah, Fenerbahce, memasuki pertandingan ini dengan modal yang sangat positif. Di bawah arahan pelatih Domenico Tedesco, mereka mencatatkan empat kemenangan beruntun di liga domestik dan tak terkalahkan dalam 22 pertandingan Süper Lig. Saat ini, Fenerbahce menduduki posisi kedua di klasemen Süper Lig 2025/2026 dengan 52 poin dari 22 pertandingan.
Kekuatan Fenerbahce semakin bertambah dengan kehadiran sejumlah bintang baru yang didatangkan pada bursa transfer Januari 2026, termasuk gelandang kelas dunia N’Golo Kanté dan Matteo Guendouzi. Di lini serang, Anderson Talisca menjadi andalan utama dengan torehan 21 gol, didukung oleh pemain sayap cepat seperti Marco Asensio dan Kerem Aktürkoğlu. Duet bek tangguh Milan Škriniar dan Jayden Oosterwolde juga siap mengawal pertahanan.
Meskipun demikian, Fenerbahce tidak sepenuhnya tanpa masalah. Beberapa pemain pilar seperti Archie Brown (cedera kaki) dan Levent Mercan (fraktur avulsi parsial) dipastikan absen. Gelandang pinjaman Edson Alvarez juga diragukan tampil karena cedera pergelangan kaki yang berpotensi memerlukan operasi. Dalam catatan Eropa, Fenerbahce memiliki rekor kurang baik melawan tim Inggris, hanya memenangkan 5 dari 20 pertemuan sebelumnya.
Nottingham Forest dalam Badai Pergantian Pelatih dan Cedera
Situasi Nottingham Forest jauh berbeda. Musim 2025/2026 menjadi periode yang bergejolak bagi The Tricky Trees dengan empat kali pergantian manajer. Vítor Pereira menjadi manajer keempat mereka musim ini, menggantikan Sean Dyche yang dipecat pada 12 Februari 2026. Di Liga Primer, Forest berada di posisi ke-17 dengan 27 poin dari 26 pertandingan, hanya sedikit di atas zona degradasi.
Forest juga menghadapi krisis cedera yang mengkhawatirkan. Penyerang kunci Chris Wood (cedera lutut), kiper Matz Sels (masalah otot/pinggul), bek Willy Boly (cedera lutut), dan John Victor (cedera lutut) dipastikan absen untuk waktu yang cukup lama. Nicolò Savona juga diragukan tampil, sementara Stefan Ortega dan Luca Netz tidak didaftarkan dalam skuad Liga Europa. Kondisi ini memaksa Pereira untuk melakukan rotasi pemain di posisi krusial, terutama di lini belakang dan depan.
Meskipun demikian, Forest memiliki beberapa pemain kunci yang bisa menjadi ancaman, seperti Morgan Gibbs-White yang menjadi pencetak gol terbanyak di liga dengan 6 gol, dan Igor Jesus yang memimpin daftar pencetak gol keseluruhan dengan 11 gol. Paul Merson, mantan gelandang Arsenal, sempat memperingatkan Pereira untuk fokus pada fondasi pertahanan yang solid, mengingat posisi Forest di papan bawah klasemen.
Analisis dan Prediksi Pertandingan
Pertemuan ini menjadi yang pertama kalinya bagi kedua tim di kompetisi resmi UEFA. Fenerbahce, dengan performa domestik yang solid dan dukungan penuh dari suporter di Şükrü Saracoğlu Stadium, diunggulkan untuk meraih kemenangan. Mereka memiliki peluang kemenangan sekitar 45% berdasarkan bursa taruhan.
Di sisi lain, Nottingham Forest akan mengandalkan taktik baru di bawah arahan Pereira, yang memiliki rekor bagus dalam memenangkan pertandingan pembuka di peran manajerial barunya. Namun, badai cedera dan performa tandang yang kurang meyakinkan (kalah 3 dari 5 laga tandang terakhir) menjadi tantangan berat bagi Forest.
Meskipun Forest dikenal memiliki banyak percobaan tembakan ke gawang di Liga Europa (53 attempts on target), Fenerbahce juga agresif di babak pertama, mencetak delapan dari sepuluh gol UEL mereka di paruh pertama pertandingan. Prediksi skor yang beredar cenderung mengarah pada kemenangan tipis Fenerbahce, dengan beberapa pihak memprediksi skor 2-1 untuk tuan rumah, sementara yang lain melihat potensi hasil imbang 1-1.




