Aksi Bersih-Bersih Pasar Sentra Antasari Libatkan Ratusan Relawan
Kota Banjarmasin menyaksikan aksi bersih-bersih yang melibatkan sekitar 200 relawan untuk membersihkan Pasar Sentra Antasari, yang selama ini dikenal dalam kondisi kumuh dan dipenuhi tumpukan sampah. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam rehabilitasi total pasar terbesar di kota tersebut.
Acara bersih-bersih ini digagas oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Banjarmasin dan melibatkan berbagai unsur termasuk TNI, Polri, Satpol PP, organisasi masyarakat, Pramuka, serta para pedagang. Aksi tersebut bertujuan untuk menanggapi keluhan masyarakat mengenai kondisi pasar yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, Muhammad Abdan Syakura, menyatakan bahwa kondisi Pasar Sentra Antasari sudah lama memprihatinkan, bahkan sebelum Perumda terbentuk. Menurutnya, sampah yang menumpuk bukanlah masalah baru, melainkan sudah menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
"Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan langkah awal rehabilitasi menyeluruh terhadap pasar seluas sekitar 4 hektare ini. Kami memulai dari yang paling dasar, yaitu membersihkan sampah, agar keamanan dan ketertiban pasar dapat terjaga," ungkap Abdan.
Ia juga menekankan bahwa proses pembersihan ini tidak dapat diselesaikan dalam satu hari. Oleh karena itu, fokus awal adalah melakukan pemetaan area untuk menentukan titik-titik paling parah yang membutuhkan perhatian lebih. Perumda juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengingat volume sampah yang diangkut sangat besar.
"Setelah kegiatan ini, pengawasan akan kami perketat agar sampah tidak kembali menumpuk. Pedagang dan pengunjung diharapkan ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan pasar," tambahnya.
Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol CZI Slamet Riyadi, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan komitmen untuk mendukung perputaran ekonomi rakyat. Ia menekankan pentingnya pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, dan membersihkan fasilitas umum sejalan dengan cita-cita pemerintah untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan.
"Kegiatan ini juga bertepatan dengan perayaan Hari Juang Kartika TNI AD ke-80 dan HUT Korem ke-64, sebagai bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami akan terus berpartisipasi dalam upaya menjaga kebersihan dan kerapihan pasar agar ekonomi rakyat dapat bergerak lebih baik," tutupnya.




